Strategi Pemasaran Di Media Sosial

Konsep Dasar Kelebihan Digital Marketing
July 21, 2016
Search Engine Reputation Management
October 19, 2016

Strategi Pemasaran Di Media Sosial

Strategi Pemasaran Di Media Sosial

Jika ditanya pada banyak orang media apa yang belakangan jadi andalan untuk memasarkan segala sesuatu. Kemungkinan besar akan diperoleh jawaban media sosial. Ini bisa jadi benar, namun kecenderungan untuk dibesar-besarkan adalah hal lain yang perlu untuk diketahui.

Berikut adalah sebuah statistik yang perlu untuk diketahui. 2015 di Indonesia ada 38 juta pengguna internet dan setidaknya minimal sekali dalam satu bulan 79% diantaranya aktif di sosmed. Sungguh data yang sangat mencengangkan, tapi berdasar fakta juga, pada kisaran satu bulan pertama, ada banyak sosial media marketer yang menyerah. Kebanyakan menyerah karena merasa tak ada feed back positif yang berdampak pada bisnis yang dijalankan.

Mengalami kegagalan, cenderung gagal, lalu apa lagi jika boleh dibilang gagal total dan menyerah dengan apa yang dinamakan sosial media marketing. Tentu saja pasti akan ada kelompok yang prokontra dengan hal tersebut. Dan kebanyakan yang menganggap daya magis sosial media dalam pemasaran jelas adalah kelompok yang pro, sedangkan yang kontra adalah mereka yang merasa bahwa sosial media tak berdampak apa-apa bagi bisnis yang dijalankan. Sebenarnya, sosial media tetap adalah sebuah media saja. Jika ingin sukses didalamnya, metode pemasaran yang harus dipergunakan jelas mau tak mau harus menggunakan strategi pemasaran yang, “if this then this”.

Istilahnya bikin pusing? Mungkin saja ya, tapi sebenarnya, hal tersebut jika disederhanakan maka hanya akan berbunyi, “jika ini maka ini”. Apa maksudnya, dan apa hubungannya dengan bahasan utama kita tentang strategi pemasaran berbasis media sosial? Temukan jawaban lengkapnya pada artikel kali ini.

“Jika Maka”, Setiap Sosial Media Berguna, Jika Mampu Merepresentasikan Dengan Tepat

Sosial media berguna untuk pemasaran hanya jika si sosial media marketers paham tentang karakteristik sosial media yang digunakan dengan hubungannya pada bisnis yang sedang direpresentasikan.Setiap sosial media memiliki karakteristik, setidaknya mewakili hal berikut; jenis audiens, ukuran, serta konten seperti apa yang efektif untuk direpresentasikan.

Dengan kaitannya pada hal tersebut, maka berikut karakteristik masing-masing sosial media dengan hubungannya pada konten serta ukuran sosial media tersebut. Paparan ini dimaksudkan agar anda mengerti karakteristik sosial media dan dapat menemukan sosmed yang pas sebagai bagian dari stategi pemasaran di media sosial.

1. Twitter

Sosial media yang satu ini sangat pas bila audiens yang ditargetkan adalah orang-orang berusia muda, sedangkan konten yang ingin dibagikan bersifat santai dan singkat. Tentu konten dengan penjelasan panjang sangat tidak pas.


2. Facebook

Kepopuleran Facebook mewakili gairah pemasaran bagi siapa saja yang tak ingin ambil pusing karena demografinya hampir merata, dari segi usia pengguna dan latar belakangnya. Kemungkinan menemukan target pasar sangat tinggi tapi penerapan filter yang ketat menyebabkan interaksi yang mungkin bisa jadi hanya kurang dari 1% pengguna akan mengakses informasi yang dibagikan.


3. Instagram

Platform Instagram yang mobile menjadikan sosmed yang satu ini jelas sangat dinamis. Segi demografis usia pengguna juga merata hampir seperti Facebook.

Sebagai penggiat digital marketing Indonesia, pengelola DigiCampaign melihati ada beberapa hal yang jelas tak mungkin dipasarkan hanya dengan gambar atau audio video pendek saja. Hal tersebut jelas perlu dipikirkan bila pada suatu waktu ingin memanfaatkan sosial media yang satu ini sebagai bagian dari strategi pemasaran yang sedang dibangun. Tak hanya itu, platform mobile dengan sistem operasi yang terbatas jelas tak menjangkau beberapa pengguna yang masih setia dengan platform tertentu Blackberry OS misalnya.

WhatsApp chat