Kampanye Pilkada Kreatif
October 1, 2015
Kampanye Negatif
October 1, 2015

Kampanye Pemilu 2014

Kampanye Akbar Pemilu 2014 Jokowi Kalla

Kampanye akbar Jokowi pada Pemilihan Umum 2014 digelar dengan konser musik salam dua jari, kampanye politik di Senayan ini dinamai konser salam 2 jari sebagai simbol angka dua untuk no urut pasangan Capres Cawapres. Kampanye Pemilu 2014 untuk pasangan Jokowi-Kalla didukungan oleh ratusan artis papan atas Indonesia secara sukarela, diantaranya Slank bersama Krisdayanti, Erwin Gutawa, dan Nia Dinata. Ada pula Navicula, Barry Likumahuwa, Stereocase, Setiawan Djody, Mira Lesmana, Butet Kartaradjasa, Once, Happy Salma, Cinta Laura, Ayu Utami, Inul Daratista, dan segenap artis di bawah manajemen artis Nagaswara.  Terlihat massa yang hadir memenuhi stadion utama GBK (Gelora Bung Karno) Senayan disaat bulan puasa dengan jumlah terbanyak sejak stadion ini didirikan. Tanpa bantuan digital agency, konten positif dibagikan secara massif menjadi viral marketing di internet.

Atas permintaan Jokowi, massa yang hadir agar datang tanpa embel embel partai, himbauan disampaikan melalui media sosial terutama Facebook dan Twitter kemudian disebarkan secara berantai. Pesan kampanye digital ini dipatuhi oleh simpatisan dan pendukung Capres Jokowi yang hadir sejak pagi hari. Kampanye dengan tema konser Salam 2 jari dimulai pkl. 14.00 digelar secara gratis, bahkan warga yang hadir dihimbau untuk membawa bekal sendiri untuk berbuka puasa di GBK (Gelora Bung Karno), panitia hanya menyediakan ruang sholat.

Setelah digelar kemudian Pemilu 2014 dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang akan memimpin Indonesia lima tahun ke depan, hasilnya diumumkan oleh KPU pada 22 Juli 2014, dengan demikian Joko Widodo akan menjadi Presiden RI ke 7 yang dipilih secara langsung oleh rakyat Indonesia melalui pemilihan umum yang berjalan dengan lancar, diikuti masyarakat secara antusias. Putusan KPU kemudian dikuatkan oleh Mahkamah Konstitusi setelah gugatan Capres 1 Prabowo Sibianto dan Cawapres Hatta Rajasa seluruhnya ditolak pada Kamis 21 Juli 2014. Keputusan MK tersebut akan berlanjut pada proses berikutnya, menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru, dan secara resmi Jokowi hari ini (Jumat, 22 Agustus 2014) mulai dikawal oleh pasukan VVIP sebanyak 37 personil TNI, dengan fasilitas 7 unit mobil pendukung. Aturan protokoler negara dan fasilitas yang sama terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jumlah total perolehan suara nomor urut satu adalah 62.576.444 atau 46,85% sedangan perolehan nomor urut dua adalah 70.997.833 atau 53,15%," kata pimpinan rapat pleno, Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum di Kantor KPU di Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).

WhatsApp chat