Kampanye Negatif
October 1, 2015
Kampanye Caleg
October 1, 2015

Kampanye Jokowi

Keberhasilan pasangan Joko Widodo dengan Purnama Basuki mengalahkan incumbent Fauzi Wibowo yang menjabat sebagai Gubernur Jakarta saat itu serta strategi kampanye Jokowi telah menginspirasi para politisi dan calon Gubernur di daerah lain. Bahkan cara kampanye Jokowi terlihat mulai diadopsi caleg pada pemilu 2014 yang akan datang. Ada yang melakukannya dengan copy paste atau sedikiit dimodifikasi kemudian paste. Apapun bentuknya terlihat metode cara kampanye politik yang kreatif mulai tertular ke masyarakat Indonesia selain diilhami kampanye pemilihan presiden di USA pada 2008 dan 2012. Sebagai pengamat dan pelaku kampanye digital, kami melihat inti dari setiap strategi kampanye Jokowi ada tiga, yakni terencana dengan matang, kreatif dan terukur dengan melibatkan digital agency para ahli dibidangnya, secara off line dan on line, dikerjakan secara total dan fokus.
 
Terencana Perhatikan setiap pesan yang disampaikan kepada masyarakat, terutama yang diteruskan oleh relawan, pesannya sangat jelas, issu yang dikemas, kemudian disebarkan melalui internet dengan berbagai channel, mulai dari YouTube, Facebook hingga Twitter dan berbagai platform lainnya, benar benar matang. Termasuk cara mereka mengantisipasi kampanye negatif yang cenderung menyerang. Tim Jokowi Ahok mampu melakukan reframing sehingga memperoleh dampak positif dan mengkerdilkan lawan politik.
 
Kreatif Kreatifitas memang tidak ada habisnya, selalu ada ide ide baru ketika manusia manusia kreatif yang terlibat dalam kampanye pilkada tersebut dengan suka rela membantu pasangan Jokowi Ahok. Mulai dari pemilihan tag line higga sasaran pemilih dengan kanal yang tepat, tema yang disampaikan, adanya  keinginan  perubahan Jakarta yang lebih baik. Begitu juga gambar yang disebar secara online hingga dengan mobile campagin, konten video dan parodi.
 
Terukur Perhatikan baju kotak kotak yang mereka produksi, dari awal hingga usai masa kampanye, berapa banyak jumlahnya? secara tidak sadar lawan politik tidak memperhatikan hal tersebut. Jumlah produksi baju yang menjadi ciri khas disaat kampanye menggambarkan, berapa banyak potensi suara yang akan mereka peroleh. Dapat dipastikan, kelompok pemilih yang tidak mendukung pasangan ini akan ogah membeli, apalagi mengenakan baju tersebut. Begitu juga dengan kampanye online yang terarah, tepat sasaran dan selalu dapat diukur. Apakah konsep cara kampanye Jokowi dapat ditiru untuk diaplikasikan pada setiap pilkada di daerah lain? Kemungkinan besar tidak semuanya. Strateginya boleh diterapkan, aplikasi dan taktik harus dilakukan dengan cara yang kreatif dan buat lebih baik lagi dan jangan tiru bila anda tidak memiliki konsep yang matang dan para ahli yang memahami paradigma  kampanye yang dinamis terutama bila sasarannya adalah generasi mudadigital native dan digital immigrant.
WhatsApp chat